Tugas Akhir

Analisis Produktivitas Tenaga Kerja Dalam Biaya Pelaksanaan Pembangunan Villa (Studi Kasus Proyek Grand Inna Putri Bali)

Skripsi

Abstrak

Oleh : Hafidz Fakhrul Azmi

Email : hafidzfakhrulazmi@yahoo.com

Fakultas / Jurusan : Fakultas Teknik / S1 Teknik Sipil

Sumber daya manusia merupakan salah satu faktor yang mempengaruhi dalam keberhasilan sebuah proyek bahkan di dalam sebuah pekerjaan jika tidak didukung oleh sumber daya manusia yang berkompeten akan menimbulkan berbagai permasalahan mulai dari waktu pengerjaan yang lama hingga biaya yang tidak sedikit. Dalam upaya memanajemen sumber daya manusia, maka kontraktor harus mengetahui produktivitas pekerja konstruksi seberapa banyak yang harus dicapai dalam satu hari jam kerja. Tujuan tugas akhir ini adalah untuk mengetahui perbandingan dari produktivitas tenaga kerja di lapangan dengan rencana anggaran biaya kontrak dan standart nasional Indonesia 2015 serta selisih biaya realisasi di lapangan berdasarkan RAB kontrak dan SNI 2015 untuk pembangunan villa di proyek Grand Inna Putri Bali. Penelitian ini menggunakan jenis data sekunder yang diperoleh secara tidak langsung berupa gambar rencana, RAB, laporan harian, koefisien analisa kontraktor dan koefisien SNI 2015. Kemudian dari data tersebut dilakukan pengolahan data dengan estimasi perbandingan parameter rata rata dari data tersebut. Berdasarkan hasil analisis, produktivitas tenaga kerja di lapangan lebih besar dari RAB kontrak dan SNI 2015 sehingga mendapatkan nilai efisiensi dari tenaga kerja. sedangkan selisih biaya yang didapat dari biaya realisasi dengan RAB Kontrak berturut turut Villa 2A (Rp 58.784.879,35), Villa 2B (Rp 60.804.879,35) dan Villa 2C (Rp 58.149.879,35). Sedangkan selisih dengan SNI 2015 berturut turut villa 2A (Rp 83.707.565,98), Villa 2B (Rp 85.727.565,98) dan Villa 2C (Rp 83.072.565,98). Sedangkan persentase efisiensi tenaga kerja di lapangan pada pembangunan villa di proyek Grand Inna Putri Bali terhadap RAB Kontrak berturut turut Villa 2A (20,38%), Villa 2B (21,08%) dan Villa 2C (20,16%). Sedangkan terhadap SNI 2015 berturut turut Villa 2A (26,71%), Villa 2B (27,36%) dan Villa 2C (26,51%). Dengan demikian, didapat nilai efisiensi di lapangan terhadap RAB kontrak lebih rendah dibandingkan dengan SNI 2015.

Kata kunci : -

Download : File 1 File 2 File 3