Tugas Akhir

Analisis Biaya Perjalanan Akibat Tundaan Lalu Lintas (Studi Kasus : Ruas Jalan Raya Canggu dari Persimpangan Jl. Raya Anyar - JL. Bedugul sampai Persimpangan Jl. Raya Pantai Bawa - Jl. Padonan, Badung)

Skripsi

Abstrak

Oleh : I Gede Putu Niki Bgs Patreana

Email : gede.putu.niki.bagus@gmail.com

Fakultas / Jurusan : Fakultas Teknik / S1 Teknik Sipil

ABSTRAK Sebagai destinasi pariwisata utama pulau Bali, Kabupaten Badung merupakan salah satu kota wisata yang paling banyak diminati para wisatawan manca negara dan wisatawan nusantara. Disamping dampak positif gemerlapan pariwisata juga ada dampak negatifnya yaitu terganggunya arus lalu lintas pada jalur utama perjalanan wisatawan. Kondisi ini mengakibatkan meningkatnya biaya perjalanan akibat tundaan. Penelitian ini dilakukan pada ruas Jalan Raya Canggu mulai dari Persimpangan Jl. Raya Anyar Jl. Bedugul sampai Persimpangan Jl. Raya Pantai Brawa Jl. Padonan. Dalam penelitian ini analisis kinerja ruas jalan berpedoman pada Manual Kapasitas Jalan Indonesia (MKJI) tahun 1997. Sedangkan biaya perjalanan yang dihitung terdiri dari nilai waktu kendaraan yang dihitung berdasarkan data PDRB (Produk Domestik Regional Bruto) Kabupaten Badung dimana menunjukkan nilai pendapatan per kapita per satu orang penduduk. Untuk BOK kendaraan ringan menggunakan metode PCI (Pasific Consultant International) yang dikembangkan sejak tahun 1979 dan sampai sekarang masih digunakan oleh Bina Marga serta untuk menghitung BOK sepeda motor menggunakan metode yang digunakan oleh DLLAJ Provinsi Bali Konsultan PTS 1999. Jalan Raya Canggu merupakan ruas jalan yang memiliki arus lalu lintas yang tinggi. Didapatkan kinerja ruas dengan volume 2220 smp/jam, kapasitas 2432,682 smp/jam dan kecepatan 9,58 km/jam. Dengan derajat kejenuhan 1,23 dan tingkat pelayanan F. Untuk besarnya biaya perjalanan akibat tundaan lalu lintas didapat sebesar Rp 19.479.850 per hari, atau Rp 84.152.950.328 per tahun. Kata Kunci : Biaya Perjalanan, Tundaan.

Kata kunci : -

Download : File 1 File 2 File 3